{"id":370,"date":"2026-06-08T13:35:40","date_gmt":"2026-06-08T13:35:40","guid":{"rendered":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/?p=370"},"modified":"2026-06-08T13:35:40","modified_gmt":"2026-06-08T13:35:40","slug":"kue-snack-untuk-arisan-yang-enak-dan-mudah-disajikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/kue-snack-untuk-arisan-yang-enak-dan-mudah-disajikan\/","title":{"rendered":"Kue Snack untuk Arisan yang Enak dan Mudah Disajikan"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Kue snack untuk arisan yang enak<\/strong> menjadi pilihan camilan manis, gurih, basah, maupun kering yang cocok disajikan saat kumpul keluarga, arisan RT, pengajian kecil, komunitas, atau pertemuan teman kantor. Memilih <a href=\"https:\/\/www.snackmalang.com\/kue-snack-untuk-arisan-yang-enak\/\">kue snack untuk arisan yang enak<\/a> penting karena hidangan kecil yang tepat bisa membuat tamu merasa disambut, obrolan lebih cair, dan suasana kumpul terasa lebih hangat. Ibarat musik pelan di ruang tamu, snack arisan tidak harus paling mencolok, tetapi kehadirannya membuat acara terasa lebih hidup.<\/p>\n<h2>Tantangan Memilih Kue Snack untuk Arisan<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menyiapkan snack untuk arisan sering terlihat sederhana. Tuan rumah tinggal membeli beberapa jenis kue, menyeduh minuman, lalu menyajikannya di meja. Namun, saat jumlah tamu cukup banyak, pilihan snack perlu dipikirkan dengan lebih rapi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Masalah yang sering muncul adalah menu terlalu biasa, rasa kurang cocok untuk banyak orang, atau porsi tidak seimbang. Ada juga snack yang enak saat baru datang, tetapi cepat berubah tekstur setelah beberapa jam. Untuk arisan yang berlangsung lama, hal seperti ini bisa cukup mengganggu.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Arisan biasanya bukan hanya soal mengundi nama atau membayar iuran. Ada obrolan, silaturahmi, tawa kecil, dan momen santai. Karena itu, kue snack yang disajikan sebaiknya mendukung suasana, bukan malah membuat tuan rumah repot.<\/p>\n<h3>Menu Terlalu Monoton Membuat Meja Terlihat Biasa<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Banyak acara arisan memakai menu yang sama dari waktu ke waktu. Risoles, pastel, bolu kukus, dan teh hangat memang aman. Tetapi jika terus berulang, tamu bisa merasa tidak ada hal baru yang menarik dari hidangan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Padahal, variasi kecil bisa memberi kesan berbeda. Misalnya, menambahkan snack kering seperti keripik tempe, stik bawang, kacang telur, atau kue kering tradisional. Dengan begitu, meja arisan tidak hanya berisi kue basah, tetapi juga punya tekstur renyah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menu yang bervariasi membuat tamu lebih leluasa memilih. Ada yang suka manis, ada yang lebih suka gurih, dan ada yang hanya ingin camilan ringan sambil ngobrol.<\/p>\n<h3>Kue Basah Cepat Berubah Jika Terlalu Lama Disajikan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kue basah seperti lemper, kue lapis, nagasari, risoles, pastel, dan bolu kukus memang cocok untuk arisan. Rasanya familiar dan mudah diterima banyak usia. Namun, beberapa jenis kue basah tidak tahan terlalu lama di suhu ruang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika acara berlangsung siang hari atau ruangan cukup panas, tekstur kue bisa berubah. Risoles bisa berminyak, bolu bisa kering, kue lapis bisa lengket, dan lemper bisa menjadi keras. Ini perlu diperhatikan agar tamu tetap mendapatkan hidangan yang enak.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk mengatasinya, kue basah bisa disajikan secukupnya terlebih dahulu. Sisanya disimpan tertutup dan dikeluarkan bertahap. Kombinasikan juga dengan snack kering agar meja tetap punya pilihan camilan yang awet.<\/p>\n<h3>Porsi Tidak Pas Bisa Membuat Makanan Banyak Tersisa<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Salah satu kesalahan umum saat menyiapkan arisan adalah menyediakan snack terlalu banyak karena takut kurang. Niatnya baik, tetapi jika tidak dihitung, makanan bisa tersisa banyak. Apalagi kue basah tidak selalu tahan sampai keesokan hari.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebaliknya, snack yang terlalu sedikit juga bisa membuat tuan rumah kurang nyaman, terutama jika ada tamu tambahan. Karena itu, perhitungan porsi perlu dibuat sejak awal.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan sederhana, satu orang biasanya cukup mendapat 3\u20134 potong snack campuran. Jika acara berlangsung lebih lama, tambahkan snack kering sebagai cadangan karena lebih aman disimpan.<\/p>\n<h2>Cara Memilih Kue Snack Arisan yang Tepat<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kue snack untuk arisan sebaiknya dipilih berdasarkan jumlah tamu, waktu acara, lokasi, dan karakter peserta. Arisan keluarga mungkin lebih cocok dengan jajanan tradisional. Arisan kantor bisa lebih praktis dengan snack box. Arisan komunitas bisa memakai kombinasi snack modern dan camilan lokal.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Prinsip utamanya adalah memilih snack yang enak, mudah dimakan, tidak terlalu berantakan, dan cocok untuk banyak selera. Hindari menjadikan makanan terlalu pedas atau terlalu manis sebagai menu utama.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selain itu, pikirkan cara penyajian. Untuk acara rumahan, snack bisa disajikan di meja tengah. Untuk acara yang lebih tertata, snack box atau piring kecil per orang bisa membuat pembagian lebih praktis.<\/p>\n<h3>Gabungkan Rasa Manis dan Gurih<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menu arisan akan terasa lebih lengkap jika ada kombinasi rasa manis dan gurih. Rasa manis bisa datang dari bolu kukus, kue lapis, puding, atau brownies mini. Rasa gurih bisa hadir dari risoles, pastel, lemper, keripik tempe, stik bawang, atau kacang telur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kombinasi seperti ini membuat tamu tidak cepat bosan. Setelah mencicipi kue manis, mereka bisa beralih ke snack gurih. Setelah makan snack renyah, mereka bisa menikmati minuman hangat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Rasa yang seimbang membuat meja arisan terasa ramah untuk semua orang. Tidak ada satu rasa yang terlalu mendominasi.<\/p>\n<h3>Pilih Snack yang Mudah Diambil dan Dimakan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Snack arisan sebaiknya praktis. Pilih ukuran yang tidak terlalu besar agar tamu mudah mengambilnya. Kue yang terlalu besar sering membuat tamu ragu karena khawatir terlalu kenyang atau sulit menghabiskan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Risoles mini, pastel kecil, lemper mini, bolu potong, kue lapis ukuran sedang, dan puding cup bisa menjadi pilihan. Untuk snack kering, gunakan wadah kecil atau kemasan mini agar mudah dibagikan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Makanan yang mudah dimakan membuat obrolan tetap mengalir. Tamu tidak perlu repot mencari sendok, piring besar, atau tempat mencuci tangan terlalu sering.<\/p>\n<h3>Sesuaikan dengan Waktu Acara<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Waktu arisan memengaruhi jenis snack yang paling cocok. Untuk arisan pagi, pilih kue yang ringan seperti bolu kukus, lemper, buah potong, dan teh hangat. Untuk arisan siang, pilih snack yang tidak terlalu berat karena biasanya dekat dengan jam makan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan sore, camilan manis dan gurih bisa dipadukan dengan kopi, teh, atau minuman dingin. Kue kering, keripik, kacang, dan puding juga cocok karena suasana biasanya lebih santai.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menyesuaikan waktu membuat snack terasa lebih pas. Tamu pun lebih nyaman menikmati hidangan sesuai kondisi.<\/p>\n<h2>Rekomendasi Kue Snack untuk Arisan yang Enak<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ada banyak pilihan kue snack yang bisa digunakan untuk arisan. Pilihannya bisa disesuaikan dengan budget, konsep acara, dan selera tamu. Berikut beberapa ide yang mudah diterapkan.<\/p>\n<h3>Risoles Mini<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Risoles mini termasuk snack arisan yang banyak disukai. Kulitnya lembut, isiannya gurih, dan ukurannya pas untuk sekali makan. Isian bisa berupa ragout ayam, sayur, sosis, atau mayones.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan, risoles mini lebih praktis daripada ukuran besar. Tamu bisa mengambil satu atau dua potong tanpa merasa terlalu kenyang. Sajikan dengan cabai rawit atau saus dalam wadah terpisah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Agar tetap enak, pastikan risoles tidak terlalu berminyak. Tiriskan dengan baik sebelum disusun di piring saji.<\/p>\n<h3>Pastel Isi Sayur<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pastel adalah snack klasik yang hampir selalu cocok untuk acara kumpul. Isinya bisa berupa bihun, wortel, kentang, telur, atau ayam. Rasanya gurih dan cukup mengenyangkan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pastel cocok untuk arisan keluarga, RT, kantor, atau pengajian kecil. Teksturnya lebih enak jika kulitnya masih renyah dan isiannya tidak terlalu basah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sajikan pastel dalam ukuran sedang atau mini. Jika terlalu besar, pastel bisa terasa berat untuk camilan arisan.<\/p>\n<h3>Lemper Ayam<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Lemper ayam cocok untuk tamu yang ingin snack lebih mengenyangkan. Terbuat dari ketan dengan isian ayam suwir berbumbu, lemper punya rasa gurih yang familiar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bungkus daun pisang memberi aroma khas dan tampilan tradisional. Lemper juga cukup rapi untuk disajikan karena setiap potong sudah memiliki bungkus sendiri.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Namun, lemper sebaiknya tidak dibuat terlalu jauh dari waktu acara. Simpan dalam wadah tertutup agar teksturnya tidak cepat kering.<\/p>\n<h3>Bolu Kukus Mini<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bolu kukus mini memberi sentuhan manis yang ringan. Teksturnya lembut, warnanya menarik, dan cocok untuk tamu anak-anak maupun dewasa. Pilihan rasa bisa berupa pandan, cokelat, gula merah, atau vanila.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan, bolu kukus mini lebih praktis karena porsinya kecil. Tamu bisa mengambil tanpa perlu memotong. Sajikan dalam cup kertas agar tampilannya lebih rapi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bolu kukus cocok dipadukan dengan teh hangat atau kopi ringan.<\/p>\n<h3>Kue Lapis<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kue lapis memiliki tampilan cantik karena warnanya bertingkat. Rasanya manis lembut dan teksturnya kenyal. Kue ini sering hadir dalam acara keluarga karena mudah diterima banyak orang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan, potong kue lapis dalam ukuran sedang agar mudah diambil. Gunakan alas kecil agar kue tidak menempel ke piring atau snack lain.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Warna kue lapis bisa disesuaikan dengan tema acara. Warna hijau pandan, cokelat, putih, atau merah muda lembut biasanya terlihat lebih manis.<\/p>\n<h3>Puding Cup<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Puding cup cocok untuk memberi rasa segar di tengah menu arisan. Pilihan rasa seperti cokelat, mangga, stroberi, susu, pandan, atau kelapa muda bisa disesuaikan dengan selera tamu.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karena disajikan per cup, puding lebih higienis dan mudah dibagikan. Tamu tidak perlu memotong atau mengambil dari wadah besar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Puding sebaiknya disimpan dingin sebelum acara. Sajikan mendekati waktu tamu datang agar teksturnya tetap enak.<\/p>\n<h3>Brownies Mini<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Brownies mini cocok untuk arisan yang ingin terlihat sedikit modern. Rasanya manis, teksturnya padat, dan mudah disajikan dalam potongan kecil. Brownies juga cukup aman untuk dibawa pulang jika tidak langsung habis.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk variasi, gunakan topping almond, keju, meses, atau choco chip. Namun, jangan terlalu banyak topping agar tidak berantakan saat dimakan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Brownies mini cocok dipadukan dengan kopi, teh, atau susu.<\/p>\n<h3>Keripik Tempe<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Keripik tempe adalah snack kering yang cocok untuk pelengkap meja arisan. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan tahan lebih lama dibanding kue basah. Camilan ini juga punya identitas lokal yang kuat, terutama di Malang dan Jawa Timur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Keripik tempe bisa disajikan dalam toples atau mangkuk. Jika acara lebih rapi, gunakan kemasan kecil per porsi. Snack ini cocok untuk menemani obrolan karena ringan dan tidak cepat membuat kenyang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pilih keripik yang tipis, renyah, dan tidak terlalu berminyak.<\/p>\n<h3>Stik Bawang<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Stik bawang termasuk camilan sederhana yang selalu mudah masuk ke meja arisan. Rasanya gurih ringan dan teksturnya renyah. Produk ini bisa dibeli kiloan lalu disajikan dalam stoples.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Stik bawang cocok untuk arisan santai karena mudah dimakan sambil ngobrol. Tidak perlu alat makan dan tidak cepat basi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Agar meja terlihat lebih menarik, pisahkan stik bawang dari snack lain. Gunakan wadah bening agar tampilannya rapi.<\/p>\n<h3>Kacang Telur<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kacang telur cocok untuk camilan kecil saat arisan. Rasanya gurih manis dan teksturnya renyah. Karena ukurannya kecil, kacang telur mudah dinikmati sambil ngobrol.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Snack ini juga cocok sebagai pelengkap snack box. Jika tidak habis, kacang telur masih bisa disimpan selama wadahnya tertutup rapat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kacang telur memberi variasi tekstur di antara kue basah yang lembut.<\/p>\n<h2>Ide Paket Kue Snack Arisan Berdasarkan Konsep<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Agar lebih mudah menyiapkan hidangan, menu arisan bisa disusun berdasarkan konsep. Dengan begitu, pilihan snack lebih terarah dan tidak terasa asal campur.<\/p>\n<h3>Paket Arisan Rumahan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan rumahan, pilih menu yang akrab dan mudah disukai. Contohnya lemper ayam, risoles mini, bolu kukus, keripik tempe, dan teh hangat. Paket ini terasa sederhana, tetapi lengkap.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tamu bisa menikmati snack sambil duduk santai di ruang tamu atau teras. Menu seperti ini cocok untuk arisan keluarga, tetangga, atau ibu-ibu kompleks.<\/p>\n<h3>Paket Arisan Kantor<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan kantor, snack sebaiknya lebih praktis dan rapi. Gunakan snack box berisi pastel mini, brownies kecil, puding cup, dan stik bawang kemasan mini. Tambahkan air mineral agar lebih lengkap.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Snack box membuat pembagian lebih mudah. Setiap orang mendapat porsi yang sama dan meja kantor tetap bersih.<\/p>\n<h3>Paket Arisan Pengajian<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan yang digabung dengan pengajian, pilih menu yang sederhana dan sopan. Apem, lemper, kue lapis, kacang telur, dan teh hangat bisa menjadi kombinasi yang pas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kemasan bisa menggunakan box kecil atau piring saji bersama. Hindari snack yang terlalu pedas atau beraroma terlalu kuat agar suasana tetap nyaman.<\/p>\n<h3>Paket Arisan Modern<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk konsep arisan yang lebih modern, gunakan kombinasi mini pastry, brownies, fruit cup, cookies, dan kopi atau teh. Menu ini cocok untuk komunitas, arisan teman kantor, atau acara kecil di kafe.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tampilan snack bisa dibuat lebih rapi dengan box kraft, cup bening, atau label kecil. Meski sederhana, kesannya lebih kekinian.<\/p>\n<h2>Tips Menyajikan Kue Snack Arisan agar Lebih Menarik<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Penyajian dapat membuat snack sederhana terlihat lebih istimewa. Tuan rumah tidak harus memakai dekorasi mahal. Cukup tata makanan dengan bersih, rapi, dan mudah dijangkau.<\/p>\n<h3>Gunakan Wadah yang Bersih dan Seragam<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Wadah yang seragam membuat meja terlihat lebih tertata. Gunakan piring saji, nampan, toples, atau mangkuk dengan warna senada. Jika memakai snack box, pilih ukuran yang sesuai dengan isi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Wadah bening cocok untuk snack kering seperti keripik tempe, stik bawang, dan kacang telur. Untuk kue basah, gunakan piring datar atau nampan dengan alas kertas makanan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tampilan rapi membuat tamu merasa lebih nyaman mengambil snack.<\/p>\n<h3>Pisahkan Kue Basah dan Snack Kering<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kue basah sebaiknya tidak dicampur langsung dengan snack kering. Kelembapan dari kue basah bisa membuat snack renyah menjadi melempem. Gunakan wadah berbeda untuk menjaga tekstur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya, risoles dan pastel diletakkan di piring saji, sedangkan keripik dan kacang di toples terpisah. Cara ini juga membuat meja lebih mudah diatur.<\/p>\n<h3>Sediakan Tisu dan Piring Kecil<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Tisu dan piring kecil sangat membantu tamu saat menikmati snack. Apalagi jika menu berisi risoles, pastel, puding, atau kue lapis yang mungkin membuat tangan sedikit lengket.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Letakkan tisu di beberapa sisi meja. Jika tamu cukup banyak, sediakan piring kecil agar mereka bisa mengambil beberapa snack sekaligus tanpa bolak-balik.<\/p>\n<h2>Cara Menghitung Kebutuhan Kue Snack Arisan<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menghitung kebutuhan snack membantu tuan rumah menghindari kekurangan atau sisa berlebihan. Perhitungan bisa dimulai dari jumlah tamu dan durasi acara.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk arisan 1\u20132 jam, sediakan 3\u20134 potong snack per orang. Jika acara lebih lama, tambahkan snack kering sebagai cadangan. Snack kering lebih aman karena masih bisa disimpan jika tidak habis.<\/p>\n<h3>Contoh Hitungan untuk 20 Orang<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika peserta arisan 20 orang, siapkan sekitar 60\u201380 potong snack campuran. Misalnya 20 risoles, 20 bolu kukus, 20 kue lapis, dan tambahan keripik tempe atau stik bawang dalam toples.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika ada kemungkinan tamu membawa anak atau anggota keluarga, tambahkan sekitar 10 persen. Cadangan kecil membuat tuan rumah lebih tenang.<\/p>\n<h3>Contoh Hitungan untuk 30 Orang<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Untuk 30 orang, siapkan sekitar 90\u2013120 potong snack campuran. Pilih 3\u20134 jenis kue agar variasinya cukup. Misalnya lemper, pastel, puding cup, dan kacang telur.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika ingin lebih praktis, buat snack box per orang. Satu box bisa berisi 3 item kue dan 1 snack kering. Cara ini membuat pembagian lebih cepat.<\/p>\n<h3>Pilih Snack Kering sebagai Cadangan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Snack kering seperti stik bawang, keripik tempe, kacang telur, kuping gajah, atau kue kering cocok dijadikan cadangan. Jika tidak habis, bisa disimpan kembali.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ini berbeda dengan kue basah yang harus lebih cepat dikonsumsi. Dengan menyiapkan snack kering, tuan rumah tidak perlu khawatir jika acara berlangsung lebih lama dari rencana.<\/p>\n<h2>Kue Snack Arisan sebagai Penghangat Suasana<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam arisan, kue dan snack punya peran kecil yang terasa besar. Hidangan di meja membantu tamu merasa disambut. Sambil mengambil risoles, menyeruput teh, atau mencicipi keripik, obrolan biasanya menjadi lebih ringan.<\/p>\n<p>Kue snack untuk arisan yang enak tidak harus mahal atau rumit. Yang penting, pilihan rasanya seimbang, porsinya pas, dan penyajiannya bersih. Dari meja snack yang sederhana, suasana arisan bisa terasa lebih akrab, nyaman, dan menyenangkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kue snack untuk arisan yang enak menjadi pilihan camilan manis, gurih, basah, maupun kering yang cocok disajikan saat kumpul keluarga, arisan RT, pengajian kecil, komunitas, atau pertemuan teman kantor. Memilih kue snack untuk arisan yang enak penting karena hidangan kecil yang tepat bisa membuat tamu merasa disambut, obrolan lebih cair, dan suasana kumpul terasa lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":373,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[15],"tags":[53],"class_list":["post-370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi","tag-kue-snack-untuk-arisan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":374,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/370\/revisions\/374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perpustakaan.umw.ac.id\/journal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}