Kegiatan bedah buku penelitian kualitatif “Komunikasi, Ekonomi, Kebijakkan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya” dilaksanakan pada tanggal 3 April 2024 , via online zoom ini diikuti oleh 80 peserta gabungan dosen, praktisi, peneliti dan mahasiswa yang diselenggarakan oleh UPT Perpustakaan Universitas Mandala Waluya. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, dalam sambutannya rektor UMW mengatakan bahwa kegiatan bedah buku ini merupakan salah satu program dari unit perpustakaan Universitas Mandala Waluya, kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan animo dari para dosen untuk bisa membuat karya tulis ilmiah yang kemudian diterbitkan dalam bentuk buku.dalam sambutanya Rektor juga memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada Narasumber atas buku yang telah diterbitkan dengan jumlah citasi terbanyak se Indonesia yang dapat memberikan ilmu yang berharga kepada civitas akademika pada seluruh perguruan tinggi.
Setelah acara pembukan dengan mendengarkan sambutan rektor Universitas Mandala Waluya Ibu DR. Ratna Umi Nurlila, S.Si,.M.Sc, acara dilanjutkan dengan dengan kegiatan bedah buku Penelitian Kualitatif “Komunikasi, Ekonomi, Kebijakkan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya” yang dipaparkan oleh narasumber yakni bapak Prof. Dr. H. M. Burhan Bungin, S.Sos,.M.Si,.Ph.D.,CiQaR.,CIQnR yang didampingi oleh moderator yakni ibu DR. Rahmawati, SKM,M.Kes, Dimana narasumber memaparkan terkait pentingnya dosen memiliki pengetahuan dan mengupgrate Metodologi penelitian. Narasumber juga mengatakan bahwa “Buku metode penelitian kualititatif “Komunikasi, Ekonomi, Kebijakkan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya” merupakan buku dengan citasi terbanyak yakni 18.232 cetakan ke 3 paling laris di Indonesia. Metode penelitian berkembanganya sudah sangat pesat sekali kalau kita tidak mengikuti perkembangan metodologi penelitian kita akan ketinggalan zaman. Dosen jika tidak mengupgrate metodologi penelitian maka akan ketinggalan jauh karena sekarang kita berada pada posisi 6.0 post critical. Metodologi penelitian itu penting karena bapak/ibu dosen menjadi harapan bangsa didalam melahirkan karya karya mahasiswa. Jika bapak ibu tidak belajar metodologi penelitian tidak update metodologi penelitian bagaimana bapak ibu bisa membimbing mahasiswa dalam melakukan penelitian dengan baik sementara metodologi penelitian berkembang sudah sangat pesat bukan hanya kuantitatif dan kualitatif saja bukan hanya mix saja melainkan sudah berkembang sampai pada tahap post critical”.
Setelah pemaparan oleh narasumber kegiatan dilanjutnya dengan diskusi dan tanya jawab oleh peserta adapun penanya dalam sesi ini yakni ibu DR. Rahmawati, SKM,M.Kes yang menanyakan terkait Tips dan Trik agar tulisan di buku banyak yang mencitasi dan terkait apa yang menjadi perbedaan buku edisi ke 2 dan edisi 3. Kemudian Bapak Apt. Muh. Isrul, S.Farm,.MSc yang menanyakan terkait perbedaan 7 istilah kuantitatif dan kualitatif dengan deskriptif dan analitik. Kemudian diakhiri dengan pertanyaan dari ibu Desak Sutriani, ST,.MT terkait penerapan metode kualitatif dalam bidang eksakta.
Setelah sesi pemaparan dan diskusi berakhir , kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyerahan sertifikat secara online kepada narasumber dan tak lupa pula pembawa acara menyampaikann terimakasih kepada narasumber atas pencerahan dan ilmu yang diberikan, dan kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi/foto bersama.

